Cara membuat jembatan cor
Rumah adalah impian setiap kita
manusia. Sebagai tempat tinggal dan tempat berteduh. Selain dilengkapi halaman
dan pekarangan yang indah serta lingkungan yang nyaman rumah harus dilengkapi
drainase atau selokan sebagai saluran pembuang limbah, baik limbah rumah
tangga, cucian dan mandi. Selokan harus lancar tidak tergenang agar terhidar
dari berkembang biak nyamuk, sebagaimana kita ketahui Bersama jenis nyamuk yang
sangat berbahaya yang mengandung plasmodium di airliurnya nyamuk anopheles
betina yang menyebabkan demam berdarah dengue/dbd yang bisa gigitannya dapat
mengancam nyawa di sebabkan oleh trombosit atau salah satu factor pembeku darah
menurun. Kemudian nyamuk aydesaigepty yang menyebabkan malaria dengan gejala mengigil,
tidak enak badan, lemas persendian, sakit kepala dan nyeri di belakang bola
mata. Selokan yang sudah pecah/rusak dapat menyebabkan tercemarnya air sumur,
selokan harus di rawat dan di jaga dari kerusakan. Untuk menjaga selokan dari
kerusakan serta sebagai jalur lintasan penyeberangan kita memerluka sebuah
jembatan. Jembatan berfungsi sebagai penghubung antara suatu titik ke titik
lainyan di karenakan adanya selokan. Kali ini saya akan berbagi cara membuat
jembatan secara sederhana serta bisa dipraktekan oleh siapa saja serta tidak
memerlukan kernet. Berikut alat dan bahan yang perlu disiapkan.
1. Gergaji
kayu
2. Gergaji
besi
3. Besi
ukuran 10
4. Meteran
5. Paku
sedang
6. Pahat
beton
7. Papan
8. Kayu
5x5 cm
9. Palu
10. Kawat
11. Kakak
tua
12. Parang
13. Semen
14. Pasir
15. Batu
ukuran telur ayam
16. Batu
besar
17. Ayakan
pasir
18. cangkul
19. sekop
20. plastic
21. benang
22. selang
water pass
posedur kerja
1. yakinkan
anda bisa membuat jembatan sendiri tanpa kernet. Karna caranya sangat
sederhana.
2. Potong
balok 5x5 centimeter dengan gergaji kayu sesuai ukuran sebanyak 7 bagian
3. Potong
papan dengan ukuran 4,2 meter
4. Pahat
bagian permukaan atas selokan dengan pahat beton sesuai ukuran lobang balok 5x5
centimeter dengan jarak 0,5 meter setiap lobangnya
5. Masukan
balok 5x5 centimeter kedalam lobang beton yang sudah di pahat
6. Letakkan
papan 4,2 meter di atas balok 5x5 usahakan permukaan papan sejajar dengan beton
selokan
7. Masukan
batu besar di pinggir beton selokan sepanjang empat meter pada kedua sisi
8. Potong
besi ukuran 10 dengan lebar 4 meter dan Panjang 1,2 meter
9. Bentangkan
plastic diatas permukaan papan agar adonan semen tidak tumpah ke bawah
10. Letakkan
besi secara bertindih lurus membentuk jaring kota-kotak kemudian ikat/eratkan
besi tersebut dengan kawat dengan alat bantu kakak tua
11. Pakukan
papan sebagai penahan disisi kanan dan kiri agar adonan semen nanti tidak
tumpah kesamping
12. Gunakan
benang yang sudah di ukur ketinggian/ketebalan dengan selang water pass dengan
di ikat kedua sisi sebagai pedoman sejajar adonan semen nanti
13. Tahap
pengecoran adonan semen. Dengan standar nasional Indonesia/standar kontruksi
beton yaitu 1:2:3 rincian 1 timba semen, 2 timba pasir, 2 timba batu ukuran
telur ayam air di sesuaikan, aduk secara merata lalu tuangkan ke besi tadi.
Dengan ketebalan cor 10 centi meter, Usahakan pengecoran siap dalam satu hari
agar adonan semen dan besi menyatu dengan kuat jika sudah kering setengah
gunakan pasir halus untuk plaster dengan capuran 1:5 rincian 1 timba semen 5
timba pasir dengan standar nasional Indonesia/standar kontruksi.
14. Tunggu
masa umur pengeringan beton di hari ke dua letakkan goni basah diatas beton cor
atau disiram air agar beton tidak dehidrasi sehingga mencegah keretakan.
Sangat mudah bukan? Silahkan mempraktek secara mandiri, mohon maaf jika terjadi kesalahan dalam pengetikan Semoga artikel ini bermanfaat. wassalam terima kasih.







Comments
Post a Comment