Tragedi 26 Desember 2004

 


Di pagi itu minggu 26 Desember 2004 pagi yang sangat cerah kala itu usia saya masih kelas III smp, saat itu kami lagi makan pagi jam 07:59 wib, tiba-tiba ada gempa yang sangat kuat selama 10 menit dengan gempa susulan, kami berhamburan keluar rumah berkumpul di Lorong untuk menghindari terjadinya reruntuhan. Saat gempa ada suara dentuman keras sebanyak dua kali kami kira itu suara bom di karenakan saat itu aceh masih status darurat militer, banyak warga yang menangis ketakutan, ada yang mengumandangkan azan, ada yang memeluk pohon karna goncangan gempa sangat kuat, saat sempat berjalan menuju tengah Lorong dengan memegang pagar untuk menghindari tiang listrik yang kemungkinan roboh, air di sungai berhamburan ke darat banyak ikan-ikan yang muncul. Beberapa menit kemudian gempa mulai reda dan ada juga gempa-gempa susulan, saat itu kami telpon kakak di banda aceh menanyakan kabar di sana sempat di beritahukan pagar rumah di depan roboh kemudian terputus sambungan telpon. Hingga hilang kontak. Beberapa selang kemudian ada kabar pasar ikan berenuen ambruk banyak motor tertimbun karna bangunan tersebut di jadikan parkir. Dan ada kabar dari kota sigli air laut naik serta Menara masjid alfalah roboh. Saat itu lagi ada pelepasan keberangkatan jamaah haji. Saat kami melihat siara televisi metro tv di kabarakan Gempa dengan kekuatan 9,3 skala rekter selama 10 menit berpusat di Samudra hindia dengan kedalaman 10 kilometer di dasar laut.. Yang pertama menyiarkan gempa dan air laut naik adalah radio republic Indonesia (RRI) banda aceh dengan kata yang singkat baru saja terjadi gempa dan air laut naik. sebelum bmkg dan media lain merilisnya. Kemudian hilang kontak, Salah satu kelebihan radio adalah bisa menyiarkan berita secara langsung tanpa membutuhkan internet dan jangkauan yang luas sampai ke pelosok nusantara serta semua kalangan masyarat sanggup membeli radio. Perangkat radio sangat murah dan efisien dalam penyampaian informasi, radio tidak akan lekang oleh zaman meskipun di era modern. Terutama saat terjadi bencana. Suara dentuman keras sebanyak dua kali tadi adalah di karenakan patahan lempengan bumi di dasar laut sehingga terjadinya gelombang tsunami patahan lempengan bumi di sebabkan oleh getaran gempa yang sangat kuat. Gambaran citra satelit perbandingan sebelum terjadi gempa dan tsunami sangat jauh berbeda setelah gempa dan tsunami kota banda aceh bersih seperti tidak ada bangunan dan kehidupan. saya dan keluarga merasa sangat cemas di karenakan abang dan kakak lagi kuliah di universitas syiah kuala banda aceh Sebagian sudah bekerja. Kabar di kota sigli sudah banyak korban yang meninggal sepanjang pesisir terseret gelombang tsunami. Rumah-rumah dan bangunan banyak yang runtuh. Kami sekeluarga terus berdoa untuk keselamatan kakak-kakak dan abang-abang di karenakan hilang kontak sehingga hal-hal lain terus terlintas di benak kami. Di malam hari hujan sangat lebat tiba-tiba jam 22:00 wib ada suara ketukan pintu, alhamdulillah ke dua abang dan satu abang sepupu  kami selamat sampai rumah meskipun betis kaki mereka sudah keram. Cerita nya saat terjadi gempa mereka keluar menuju pusat perbelanjaan pante pirak dan hotel kula tripa di karenakan Gedung tersebut runtuh, beberapa saat di sana ada yang terikan air laut naik kapal besar akan memasuki kota hingga banyak orang berlarian, mereka sebagian lari ke terminal bus beurawe sekarang sudah berubah menjadi hermes mall/matahari dan sebagian lagi lari ke polres jambotape naik ke lantai atas  air sudah sampai dada orang dewasa berwarna hitam pekat serta sudah Nampak banyak manyat. Dan ada gelombang air kedua mereka lari lagi sampai lambaro. Pukul 18:00 wib mereka naik bus yang menuju ke kota bakti dengan harga tiket per orang rp 35000 saat tiba di sare bus berhenti untuk istirahat di warung dan mereka di berikan pop mie oleh pemilik warung secara Cuma-Cuma semoga pemilik warung yang dermawan tersebut selalu di berikan rezki yang banyak oleh Allah swt.

jembatan ulelheu satu bulan pasca tsunami 


Keesokan harinya ada kabar kedua kakak kami selamat karena masih di kost lueng bata kebetulan daerah tersebut tidak di terjang tsunami. Abang yang pertama yang pns di lembaga penjamin mutu pendidikan (lpmp) yang beralamat kantor di jalan ujong bate belum ada kabar daerah tesebut dekat dengan laut namun banyak perbukitan kami terus berdoa semoga tidak terjadi apa-apa sama beliau. Lima hari kemudian baru ada kabar beliau selamat, saat kejadian abang dan kawan-kawan di kantor kerja lembur saat terjadi gempa mereka keluar dan ada warga yang berteriak air laut surut ayo kita lari kearah bukit kemungkinan terjadi gelombang besar, sampai  mereka ke atas bukit terbukti terjadi gelombang besar yang kelihatanya putih saat gelombang pertama kemudian berubah warna hitam pekat, mereka membuat tenda dan dapur umum seadanya di bukit tersebut dan tidak berani turun selama 4 hari.

Gempa dengan kekuatan 9,3 skala richter selama 10 menit berpusat di Samudra hindia dengan kedalaman 10 kilometer di dasar laut. Di susul gelombang tsunami dengan ketinggian 30 meter seperti Gedung berwarna hitam yang besar menuju ke daratan menyapu semua bangunan-banguna, rumah-rumah serta gedung rata dengan lantai ada yang sempat tidak mengenal bekas lantai rumah nya sendiri.  coba bayangka kapal pltd apung yang besar dan terseret sangat jauh dari bibir pantai sekarang sudah dijadikan mesuem tsunami.

Gempa dan tsunami aceh menelan korban jiwa sebanyak 170.000 jiwa serta di perkirakan lebih dari  ratusan rumah hilang disapu gelombang. Serta gedung, pelayanan pablik, serta fasilitas lainya runtuh.

 

Tragedi Tsunami telah mengajarkan pada kita bahwa semua kita akan Kembali kepada sang khalik semoga para korban tsunami di terima amal ibadahnya dan diampuni dosanya serta keluarga yang di tinggalkan di  beikan ketabahan. Aamin, tugas kita yang masih di berikan umur oleh Allah swt pergunakanlah dengan memperbanyak amal ibadah dan menjauhi segala larangannya, saling menasehat-nasehati pada kebaikan dan saling menasehat-nasehati pada kesabaran. Harta, kedudukan,ilmu, keturunan, kecantikan ,ketampanan, sehat itu semua adalah titipan sementara kelak di akhirat semua akan di minta pertanggung jawaban.

Hikmah di balik tragedi tsunami konflik aceh berakhir, darurat militer di cabut. Dengan perundingan damai mou Helsinki Finlandia antara Pemrintah Republic Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka. Masayarakat Kembali hidup aman dan damai, anak-anak bisa sekolah dengan tenang. Aceh Kembali menyongsong masa depan yang lebih baik, Insya allah. Aceh Kembali bangkit dengan bantuan dari pemerintah dalam negeri, bantuan internasional, ngo, lsm, serta 53 negara pendonor lainya. Pembangunan terus dilakukan Gedung-gedung penyelamat, sekolah, failitas Kesehatan, universitas, Gedung pelayanan public, perkantoran, perumahan anti gempa, tempat ibadah,jalan, pabrik, tembok pemecah ombak, fasilitas umum dll.

Perencanaan pembangunan dimulai dari pesisir pantai dengan tahap sebagai berikut:

1.      Sensor alrm tsunami

2.      Tembok pemecah ombak

3.      Route penyelamat

4.      Pabrik

5.      Perkantoran

6.      Sekolah

7.      Fasilitas umum

8.      Gedung penyelamat

9.      Perumahan panggung

10.  Rumah sakit

Stategi tersebut dirancang untuk menurunkan kekuatan dan kecepatan gelombang tsunami serta meminimalisir resiko jatuhnya banyak korban. Pentingnya mempelajarai mitigasi bencana sejak dini  terutama di sekolah-sekolah agar generasi kita sadar dan waspada terhadap bencana serta siap menghadapinya. Gempa adalah sunatullah jika tidak terjadi gempa maka bumi akan meledak sesuai hukum fisika. Jika terjadi gempa segera keluar Gedung atau rumah dengan kedua lengan melindungi kepala. jika tidak sempat larilah ke sudut Gedung atau rumah di karenakan sudut memiliki kontruksi tulang besi. Jika berada di pinggir pantai segera lari ke tempat yang tinggi untuk menghindari gelombang tsunami. Demkianlah cerita true story saat gempa dan tsunami menerjang aceh pada tanggal 26 desember 2004 yang lalu.

Semoga kita bias mengambil pelajaran dari musibah gempa dan tsunami. Wassalam , terima kasih


Comments

Popular Posts