PENYULUHAN TENTANG BAHAYA MEROKOK

 

LAPORAN PENYULUHAN KEGIATAN

PENYULUHAN TENTANG BAHAYA MEROKOK DI GAMPONG BUNIEN KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE

 

A.  Latar Belakang


Pengaruh yang ditimbulkan dari rokok, saat ini bukan pria dewasa saja yang mengkonsumsi rokok menjadi salah satu kebutuhan, akan tetapi kalangan anak-nak bahkan pelajar sudah tidak asing lagi dengan merokok. Bagi mereka rokok bukan asaja sebagai hobi dan kesenangan saja, tetapi rokok sudah masuk dan memberikan candu yang signifikan dan saat ini sangat sulit untuk membrantasnya. Mengenai bahaya merokok bagi kesehatan sangat jelas dan telah banyak keterangan bahkan peringatan yang diberikan kepada kita dampak berkaitan dampak negatif dan bahaya dari rokok. Dari survey dan badan kesehatan dunia (WHO) melaporkan bahwa tingkat kematian yang dilakukan dari mengkonsumsi rokok telah mencapai 2,5 juta pertahun. Sementara itu jumlah korban untuk kasus yang sama di Amerika Serikat  tahun 1987 mencapai 350,000 orang, sedangkan di Ingggris pada tahun 1997 mencapai 100,000 orang. Jumlah korban dan penderita penyakit yang diakibatkan dari mengkonsumsi dari hari kehari terus bertambah. Lebih parah lagi adanya kenyataan bahwa 30% sampai 40% dari mereka sudah mulai kecanduan yang usia dibawah lima belas tahun. (Lubis ibrahim, 2014)

Sebatang rokok tampak sederhana. Hanya irisan tembakau yang kering yang dilinting dan dibungkus kertas putih. Benda sederhana ini dibakar dan diisap asapnya oleh orang yang menyukainya. Padahal kenyataannya rokok mengandung banyak sekali bahan kimia. Tidak heran jika rokok dijuluki pabrik bahan kimia. Ternyata asap rokok yang dibakar mengandunglebih dari 4000 zat kimia. Ada yang berupa partikel padat, ada pula yang berupa gas. Walaupun kandungannya kecil, banyak yang berbahaya. sekitar 200 diantaranya ialah zat beracun dan sekitar 43 lainnya bersifat karsinogenil (kanker). (Anandita, 2015)

Untuk menarik perhatian pembeli, label mild atau rendah nikotin pun dipasang pada sejumlah produk rokok. Akan tetapi sebagi pemicu penyakit kanker, label tersebut tidak berhasil menjinakkan zat penebar maut itu. (Hutapeang ronald, 2013).

Sudah umum diketahui bahwa merokok memberikan dampak-dampak negatif yang sangat banyak. Salah satu dampak yang sangat buruk dari merokok adalah mengakibatkan penyakit jantung. Sekitar 20% kasus kematian yang disebabkan penyakit jantung memiliki keterkaitan langsung dengan kebiasaan merokok. Lebih dari 4000 bahan kimia yang bisa membahayakan tubuh terdapat di dalam rokok. Ratusan zat beracun di dalam rokok sangat membahayakan kesehatan, bahkan terdapat 70 zat di dalamnya yang bisa memicu penyakit kanker. (Septiadi nursyam, 2017).

Berdasrkan pengamatan masyarakat di desa bunien sebagaian pria yang kebiasaan merokok.

 

 

 

 

 

 

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

Topik                   : Penyuluhan tentang bahaya merokok

Sasaran                : Masyarakat

Hari/Tanggal        : Senin/26 Februari 2018

Waktu                  : 11.00 s/d selesai

Tempat                : Menasah Gampong Bunien Kecamatan Simpang Tiga

A.    Tujuan

1.      Tujuan Umum

Setelah mendapatkan penyuluhan, peserta diharapkan dapat memahami dan mampu mengaplikasi materi tentang bahaya merokok dan dapat mengurangi menghilangkan budaya merokok dan menjadi pelopor bagi generasi tanpa rokok.

2.      Tujuan Intruksional Khusus

Setelah mendapatkan penyuluhan peserta mampu :

a.       Zat beracun dalam rokok

b.      Gangguan kesehatan akibat merokok

c.       Trik-trik atau teknin menghilangkan kebiasaan merokok

d.      Alat pendeteksi perokok sd, smp

B.     Media

1.      Lcd

2.      Laptop

3.      Powerpoint

4.      Video

5.      Microphone

C.    Strategi Pelaksanaan

No

Tahapan

Kegiatan Mahasiswa

Kegiatan

Waktu

1

Pendahuluan

a.    Perkenlan

 

b.   Tujun

 

c.    Kontrak waktu

 

·   Mengucapkan salam, memperkenalkan diri

·   Menjelaskan tujuan umum dan tujuan khusus

·   Memberitahu waktu yang akan digunakan dan strategi pelaksanaan

 

Menjawab salam, mendengarkan menyimak

 

 

5 menit

2

Kegiatan

a.    Zat beracun dalam rokok

 

b.    Gangguan akibat merokok

 

 

c.    Trik-trik/teknik menghilangkan kebiasaan merokok

 

d.   Alat pendeteksi perokok sd, smp

 

·   Menjelaskan zat yang beracun dalam rokok

 

·   Menjelaskan gangguan akibat merokok dengan video

 

 

·   Menjelaskan trik-tri/teknik menghilangkan kebiasaan merokok

 

 

 

·   Memaparkan video alat pendeteksi rokok

 

 

 

 

 

 

Menyimak dan menonton video

 

 

20 menit

3

Penutup

a.    Tanya jawab memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti

 

b.    Evaluasi mengajukan pertanyaan secara lisan

 

c.    Mengucapkan salam

 

 

·   Menanyakan kembali kepada peserta apabila ada  materi yang belum dipahami

 

 

 

 

 

·   Memberikan pertanyaan secara lisan

 

 

 

·   Mengucapkan salam

 

Diharapkan peserta mau bertanya materi yang belum dimengerti

Menjawab pertanyaan yang diberikan penyuluhan

 

 

 

5 menit

D.    Evaluasi

1.      Evaluasi struktur

a.       Semua peserta hadir dalam kegiatan

b.      Penyelenggara penyuluhan dilakukan oleh mahasiswa

c.       Pengorganisasian dilakukan 2 hari sebelum pelaksanaan

2.      Evaluasi proses

a.       Peserta antusias terhadap materi yang disampaikan penyaji

b.      Peserta tidak meninggalkan tempat selama penyuluhan berlangsung

c.       Peserta terlihat aktif dalam kegiatan penyuluhan

3.      Evaluasi hasil

a.       Masyarakat menjelaskan tentang zat beracun dalam rokok

b.      Masyarakat menjelaskan gangguan kesehatan akibat merokok

c.       Masyarakat menjelaskan trik-trik/tekni menghilangkan kebiasaan merokok

d.      Masyarakat menjelaskan alat pendeteksi perokok sd, smp

e.       Ada umpan balik dari positif dari peserta lampiran materi.

 

 

E.     Pengorganisasi

Pengorganisasian

Nama mahasiswa

Uraian tugas

Penanggung jawab acara

Muhammmad, S. Kep

1.  Bertanggung jawab mulai dari tahap persiapan samapaipenutup acara

2.  Mengkoordinasi anggota kelompok dan menjalankan tugas dan peran masing-masing anggota

3.  Menyusun laporan

Pemateri

Muhammad, S. Kep

Bertugas menyampaikan, menerangkan, memaparkan, menjelaskan isi dan materi yang akan disampaikan

Moderator

Masyitah, S. Kep

Mengatur jalan diskusi/penyuluhan

Fasilisator

Muhammad Irfan, S. Kep

Bertugas menyediakan segala kebutuhan media dan alat dalam proses kegiatan penyuluhan

Penanggung jawab konsumsi

Nurhayati, S. Kep

Membagikan snack kepada peserta

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MATERI

BAHAYA MEROKOK

 

 

A.  Zat Beracun dalam Rokok

Bahan-bahan berbahaya yang terdapat di dalam rokok, yaitu:

1.      Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi bersama oksigen, bahaya yang ditimbulkannya yaitu risiko terkena penyakit stroke, dan masalah penggumpalan darah yang memicu serangan jantung.

2.      Benzene. Zat ini biasanya ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak, bahayanya jika masuk ke dalam tubuh yaitu bisa menyebabkan kerusakan sel pada tingkat genetik. Bahkan zat berbahaya ini disebut-sebut bisa memicu resiko berbagai jenis kanker, seperti kanker ginjal dan leukimia.

3.      Tar. Zat ini nantinya akan mengendap di paru-paru yang memberikan gangguan pada fungsi rambut kecil yang melapisi paru-paru. Hal ini bisa membahayakan, karena fungsi rambut tersebut yang vital yaitu untuk membersihkan kuman dan bakteri yang masuk ke paru-paru.

4.      Karbon monoksida. Zat ini sering ditemukan pada asap knalpot mobil, zat ini nantinya mengikatkan diri pada hemoglobin darah secara permanen, yang berdampak buruk berupa menghambat penyediaan oksigen ke tubuh. Gejala yang sering dirsakan adalah mudah lelah.

5.      Formaldehyde. Digunakan untuk mengawetkan mayat.

6.      Cadmium. Digunakan untuk membuat baterai.

7.      Arsenic. Digunakan dalam pestisida.

8.      Toluene. Ditemukan pada pengencer cat.

9.      Hydrogen cyanide. Digunakan untuk membuat senjata kimia.

10.  Nikotin. Digunakan sebagai insektisida. (Esa putra tanjung, 2018).

B.  Gangguan kesehatan akibat merokok

Gangguan kesehatan yang ditimbulkan :

1.      Mata katarak

2.      Katarak adalah masalah mata yang serius bahkan menyebabkan kebutaan.

3.      Kesrusakan dinidng pembuluh darah

Lemak mudah tertimbun dan aliran darah terganggu.

4.      Paru-paru

Mudah terserang bronkitis (radang slauran pernapasan) sesak dan asmaserta emphysema (pembengkakan paru-paru)

5.      Psiriasis

Penyakit kulit menahun yang sangat gatal

6.      Luka lambung

7.      Otak

Kecanduan mempengaruhi kerja otak

8.      Kulit cepat keriput

9.      Kanker mulut

10.  Kanker tenggorokan

11.  Serangan jantung dan stroke

12.  Jari-jari kuku menguning dan bernoda hitam. (Anandita, 2016)

 

 

C.  Trik-trik/teknik menghilangkan kebiasaan merokok

1.      Bertekad untuk berhenti merokok dan mulailah dalam waktu dekat.

2.      Hindari dan buanglah sisa rokok yang masih ada di tempat kita. Jauhkan benda berhubungan dengan rokok misalnya asbak, jauhkan diri kita dari pada perokok lain sedapat mungkin.

3.      Minumlah air putih sekurang-kurang delapan gelas perhari.

4.      Usahakan sibuk dan berkiprah dengan kegiatan lain, olahraga di alam terbuka,bernapas dalam-dalam.

5.      Banyak makan buah dan sayur waktu tidur yang culup 7-8 jam sehari

6.      Usahakan mandi dengan air hangat dan sikat gigi setelah habis mandi.

7.      Jangan ragu-ragu dalam keputusan untuk mengalahkan kebiasaan merokok itu.

13.  Kalau niat kita kuat dan segala usaha telah dilakukan demi menghentikan kebiasaan buruk merokok, jangan lupa bersyukur dan berdoa kepada Allah swt. Renungkanlah segala nikmat-nya berupa kesehatan. Jika nikmat berupa kesehatan ituu disia-siakan, merugilah kita. (Anandita, 2016)

D.  Alat Pendeteksi rokok sd, smp

Smokerlyzer co detektor

Karbon monoksida memiliki rumus kimia co merupakan gas yang tak berwarna dan berbau dan berasa. Co merupakan senyawa non organik yang merupkan hasil pembakaran tak sempurna. Karbon monoksida merupakan racun bagi tubuh. Smokerlyzer co detektor merupakan alat yang membantu untuk mengukur kadar gas monoksida baik suatau ruangan atau dalam tubuh manusia. Alat ini membantu untuk mengukur kadar gas monoksida dalam napas dan juga aliran darah seseorang dengan melakukan napas non nvasive, tes ini untuk mengetahui orang tersebut perokok atau bukan.

 

Comments

Popular Posts